Artikel

PUASA ARAFAH

KEUTAMAAN PUASA ARAFAH (2)

HUKUM DAN KEUTAMAAN PUASA ARAFAH (2)

Salah satu hari yang sangat istimewa adalah hari Arafah, sebab pada hari itu Allah banyak membebaskan hamba-Nya dari neraka, pada hari itu juga Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ

“Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman, ‘Apa yang dikehendaki oleh mereka ini?” (HR. Muslim, no. 1348)

Hal yang senada juga diriwayatkan oleh Ibnu Hibban

عَنْ جَابِرٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَا مِنْ أَيَّامٍ أَفْضَلُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ أَيَّامِ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ “، قَالَ: فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، هُنَّ أَفْضَلُ أَمْ عِدَّتُهُنَّ جِهَادًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟، قَالَ: ” هُنَّ أَفْضَلُ مِنْ عِدَّتِهِنَّ جِهَادًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَمَا مِنْ يوْمٍ أَفْضَلُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ يوْمِ عَرَفَةَ يَنْزِلُ اللَّهُ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيُبَاهِي بِأَهْلِ الأَرْضِ أَهْلَ السَّمَاءِ، فَيَقُولُ: انْظُرُوا إِلَى عِبَادِي شُعْثًا غُبْرًا ضَاحِينَ جَاءُوا مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ يَرْجُونَ رَحْمَتِي، وَلَمْ يَرَوْا عَذَابِي، فَلَمْ يُرَ يَوْمٌ أَكْثَرُ عِتْقًا مِنَ النَّارِ مِنْ يوْمِ عَرَفَةَ”

Dari Jabir, ia berkata : Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada hari-hari yang lebih utama di sisi Allah daripada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah”. Seorang laki-laki berkata : “Wahai Rasulullah, mana yang lebih utama, sepuluh hari tersebut ataukan berjihad di jalan Allah?”. Beliau menjawab : “Sepuluh hari tersebut lebih utama dari berjihad di jalan Allah. Tidak ada hari yang lebih utama di sisi Allah daripada hari ‘Arafah. (Pada hari tersebut), Allah turun ke langit dunia seraya berbangga-bangga dengan penduduk bumi di hadapan penduduk langit. Allah berfirman : ‘Lihatlah hamba-hamba-Ku yang keadaannya kusut, berdebu, dan berkurban datang dari segala penjuru negeri mengharapkan rahmat-Ku padahal mereka tidak melihat adzab-Ku. Tidaklah nampak hari yang lebih banyak dibebaskan dari neraka daripada hari ‘Arafah” [Diriwayatkan oleh Ibnu Hibbaan no. 3853; dishahihkan oleh Al-Arna’uth dalam kitab Shahih Ibnu Hibban, 9/164].

Demikian beberapa keutamaan puasa Arafah yang disarikan dari beberapa hadits. Mudah-mudahan kita semua mampu untuk mengamalkannya, karena setelah mengetahui, tidak ada sesuatu yang tersisa kecuali berusaha untuk mengamalkan, dan setiap manusia akan ditanya tentang ilmunya. Semoga Allah selalu memberikan taufiq kepada kita untuk berada di atas jalan yang lurus. Barokallahu fiikum..

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Tim Salam Care Indonesia siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami
👋 Assalamualaikum ...